Batuan reservoir, Dimana minyak bumi tersimpan

Posted on Updated on

Minyak bumi yang terkandung didalam perut bumi, memiliki wadah atau “rumah”. Sehingga tidak mudah untuk melacak keberadaannya dibawah sana. Dimanakah minyak bumi senang menetap?

Di dalam perut bumi yang menjadi “rumah” bagi minyak bumi adalah batuan reservoir.

Batuan reservoir adalah wadah di bawah permukaan yang bisa mengandung minyak dan juga gas.

porositas dan permebealitas
porositas dan permebealitas

Kenapa batuan ini bisa menyimpan minyak dan gas?

Jawabannya adalah, karena batuan jenis ini memiliki ruangan berupa rongga-rongga atau kita sebut dengan pori-pori.

Pada dasarnya semua jenis batuan bisa menjadi “rumah” bagi minyak bumi dan gas. Tetapi hanya batuan yang memiliki kemampuan untuk menyimpan dan melepaskan minyak bumi lah yang bisa menjadi tempat yang bagus untuk minyak bumi.

Oleh karena itu tidak sembarang batuan yang bisa menjadi rumah bagi minyak bumi.

Itulah mungkin alasannya mengapa para geologist dibayar mahal-mahal untuk memelototin batuan hasil coring dan logging. Karena dengan mengetahui sifat-sifat batuan itu para geologist bisa menentukan ada atau tidaknya cadangan minyak di dalam sebuah reservoir yang di eksplorasi. Dan hebatnya mereka juga bisa menghitung berapa besar  cadangan minyak yang terkandung di dalam sebuah reservoir.

Jadi apakah syaratnya sebuah batuan bisa menjadi tempat bagi minyak bumi dan gas alam?

2 hal yang harus menjadi syarat utama yaitu:

  1. porositas
  2. permebealitas.

Dua sifat ini sangat erat berhubungan, sehingga bisa dikatakan bahwa, tanpa porositas tidak mungkin ada permebealitas.Menurut  Payne (1942), perbedaan antara porositas dan permebealitas adalah : bahwa porositas menentukan jumlah cairan yang terdapat sedangkan permebealitas menentukan cairan yang dapat diproduksi.

Dengan kata lain dengan mengetahui porositas sebuah batuan seorang geologist bisa menentukan jumlah cadangan yang ada di dalam sebuah reservoir, dan dengan mengetahui permebealitas suatu batuan, dia bisa menentukan berapa jumlah minyak yang bisa diproduksi.

Porositas merupakan perbandingan volume rongga-rongga pori terhadap volume total seluruh batuan.

Sedangkan peremebealitas adalah suatu sifat batuan reservoir untuk dapat meloloskan cairan melalui pori-pori yang berhubungan, tanpa merusak partikel atau kerangka batuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s